Kompor Listrik atau Kompor Induksi Yang Akan Dibagikan Pemerintah Dalam Konversi Gas 3 KG: Ini Perbedaannya

- Kamis, 22 September 2022 | 19:33 WIB
Ilustrasi kompor induksi (Humas PLN Kalbar/Warta Pontianak)
Ilustrasi kompor induksi (Humas PLN Kalbar/Warta Pontianak)

 

URBANBOGOR.COM - Pemerintah berencana meningkatkan penggunaan kompor listrik di masyarakat, menyasar kelompok pengguna LPG 3 kilogram.

Kompor listrik dan kompor induksi kini semakin populer. Alternatif kompor gas ini disebut lebih aman, lebih bersih, dan lebih hemat.

Apalagi sekarang ada wacana dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), memastikan akan mengganti penggunaan gas elpiji 3 kg dalam program konversi kompor gas dengan kompor induksi.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementrian ESDM Dadan Kusdiana baru-baru ini mengatakan, kompor induksi dipilih sebab lebih nyaman dan efisien.

Baca Juga: Viral! Starbucks Keluarkan Kemasan Kaleng di Minimarket, Netizen: Versi BPJS

“Kalau sekarang kompor induksi. Supaya lebih nyaman ya kalau induksi, lebih efisien,” kata Dadan kepada awak media, Senin (19/9). Dikutip oleh urbanbogor.com dari pikiran-rakyat.com.

Dadan juga menjelaskan, saat ini pihaknya masih mencari pengaturan daya untuk kompor induksi yang akan dibagikan kepada masyarakat. Adapun rata-ratanya agar bisa sesuai dengan kecepatan memasak kompor gas, yakni di atas 1.000 watt atau berkisar 1.600-1.800 watt.

Jika Anda ingin membeli kompor baru, Anda dapat mempertimbangkan untuk memilih kompor induksi maupun kompor listrik. Keduanya adalah pilihan yang bagus untuk penggunaan di rumah.

Halaman:

Editor: Yuni Handayani

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Istilah Keuangan Untuk Old Money Dan New Money

Jumat, 16 September 2022 | 08:20 WIB

Inilah Cara-cara Mudah Untuk Cek IMEI Pada Iphone

Selasa, 13 September 2022 | 20:32 WIB
X