Gejala Awal Penyakit Hepatitis Misterius Yang Menyerang Anak dan Cara Mengatasinya

- Jumat, 13 Mei 2022 | 19:42 WIB
Jika timbul gejala Hepatitis akut pada anak segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat (Pixabay/sasint)
Jika timbul gejala Hepatitis akut pada anak segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat (Pixabay/sasint)

URBANBOGOR.COM - Munculnya penyakit hepatitis misterius yang terjadi beberapa hari belakangan ini menjadi perbincangan serius oleh Organisasi Kesehatan Dunia yakni WHO. Kemudian Kemenkes (Kementerian Kesehatan) memberi perhatian lebih atas kasus hepatitis misterius yang menyerang anak dengan memperhatikan gejala awal penyakit.

Bagi para orangtua tak perlu merasa khawatir akan kesehatan sang anak atas penyakit hepatitis misterius. IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) yang disampaikan oleh Ade Rahmat Adiyanto memberi arahan pada orang tua untuk tidak panik jika penyakit tersebut menyerang anak, hanya diminta memperhatikan gejala awal.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN Terbaru Mei 2022 PT Yodya Karya S1 Sebagai Accounting Staff, Link Daftar di Sini!

Sebagaimana yang dilansir oleh urbanbogor.com dari pikiran-rakyat.com, Ade Rahmat Adiyanto menyampaikan bahwa orang tua tak perlu panik jika menemukan gejala awal hepatitis misterius yang menyerang anak.

“Kalau ada gejala, ya jangan panik ya, segera bawa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk dapat pertolongan lanjutan,” kata Ade Rahmat Adiyanto, yang dikutip pada Jumat, 13 Mei 2022.

Mengenai gejala awal yang dialami penyakit hepatitiis misterius itu diantaranya yaitu diare, mual, muntah, sakit perut yang juga disertai dengan demam ringan.

Baca Juga: Long Weekend: Ini 8 Pilihan Tempat Wisata Beserta HTM di Jabodetabek, Nikmatnya Bersama Keluarga

Selain itu, Ade Rahmat Adiyanto juga mengingatkan, jika terjadi gejala di atas itu muncul, di samping melakukan konsultasi dengan dokter, ia juga meminta para orang tua untuk dapat memberi waktu istirahat total pada sang anak, dengan menjaga asupan cairan anak dan ion tubuh yang cukup.

Menurut keterangannya, hal tersebut dapat dilakukan agar anak tidak jatuh dalam kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan pada jangka yang panjang karena hal itu akan membahayakan kesehatan.

Halaman:

Editor: Yuni Handayani

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Cara Efektif Belajar Bahasa Inggris

Rabu, 22 Juni 2022 | 07:00 WIB
X