Dilarang Berpakaian Serba Hijau di Pantai Selatan? Fakta atau Hoax?

- Minggu, 26 Juni 2022 | 08:00 WIB
Ilustrasi memakai baju hijau di pantai (Pikiran Rakyat )
Ilustrasi memakai baju hijau di pantai (Pikiran Rakyat )
 
 
URBANBOGOR.COM – Larangan menggunakan pakaian berwarna hijau sangat identik dengan Kisah Nyi Roro Kidul penguasa Pantai Selatan.
 
Konon mereka yang menggunakan pakaian berwarna hijau akan hilang ditelan ombak karena diculik oleh Sang Ratu Pantai Selatan yang akan dijadikan prajurit atau budak dikerajaan gaibnya.
 
Warna hijau adalah warna kesukaan dari Nyi Roro Kidul dan tidak boleh ada yang menggunakan warna pakaian tersebut di sepanjang Pantai Selatan Jawa.
 
 
Masyarakat Jogja meyakini jika memakai pakaian berwarna hijau akan membuat pemakainya tertimpa musibah atau kesialan.
 
Musibah atau kesialan ini terjadi seperti musibah tenggelamnya seseorang yang saat dilakukan pencarian oleh tim sar, jasadnya sulit ditemukan bahkan hilang begitu saja.
 
Masyarakat lokal juga meyakini adanya hubungan spesial antara Keraton Jogja dengan Nyi Roro Kidul, penguasa Pantai Selatan.
 
Larangan ini menjadi kisah turun temurun yang masih banyak dipercayai oleh banyak orang hingga sekarang. Tidak aneh jika hal ini menjadi konsumsi publik hingga para peneliti ingin mengetahui apa yang menyebabkan larangan ini terus terjadi.
 
Sebab tidak akan ada sebuah larangan jika sebelumnya tidak terjadi sesuatu yang genting bahkan membuat masyarakat ketakutan akibat musibah tersebut.
 
 
Para peneliti pun telah melakukan survey, Apa yang membuat masyarakat ketakutan jika menggunakan pakaian berwarna hijau di area Pantai Selatan.
 
Ternyata ada hal logis yang dapat diterima oleh para peneliti dari larangan tersebut, yang dimana kisah ini bermaksud untuk keselamatan para pengunjung pantai.
 
Dilansir oleh urbanbogor.com dari Instagram Resmi Kemeterian Kelautan Dan Perikanan (@kkpgoid) bahwa warna hijau merupakan spektrum warna laut.
 
Dimana warna spektrum adalah spektrum gelombang medium yang mencapai kedalaman sekitar 100 atau 200 meter.
 
Jika saat menggunakan baju warna hijau dan terseret ombak ke tengah laut, korban akan sulit untuk terlihat atau ditemukan oleh tim penolong.
 
Sebab warna hijau di kedalaman kurang dari 50 meter juga bisa disebabkan karena pantulan substrat dasar laut berupa pasir putih atau pecahan koral dan cangkang-cangkang kerang berwarna putih.
 
Oleh karena itu jika ingin berlibur ke pantai untuk menggunakan pakaian yang mencolok untuk meminimalisir tim sar agar tidak kesulitan jika terjadi sesuatu pada para wisatawan.
 
 
Walaupun larangan ini lebih bisa diterima oleh alasan logis dari para peneliti, kita sebagai wisatawan yang berkunjung tetap harus menghormati keyakinan masyarakat setempat.
 
Demi kebaikan dan keselamatan bersama, mari terus waspada akan gelombang tinggi di pantai.***
 
 

Editor: Yuni Handayani

Sumber: Instagram @kkpgoid

Artikel Terkait

Terkini

Hati-hati! Jika Kucing Tak Mau Kawin, Ini Resikonya

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:30 WIB

Keutamaan Berpuasa Ayyamul Bidh, dan Bacaan Niatnya

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:11 WIB

Cari Tahu Keistimewaan Pemilik Garis Tangan Lurus

Jumat, 12 Agustus 2022 | 06:00 WIB

5 Tips Mengatasi Jerawat Dengan Bahan Alami

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:16 WIB
X